Selasa, 08 November 2016

SEJARAH AWAL BERDIRI MAJLIS TA’LIM AL AMIN NURUL IMAN PAKUHAJI TANGERANG

SEJARAH AWAL BERDIRI
MAJLIS TA’LIM AL AMIN NURUL IMAN
PAKUHAJI TANGERANG 

Majlis ta’lim al-amin nurul iman adalah salah satu majlis ta’lim yang bertempat di desa kalibaru Rt.02/03 kecamatan pakuhaji kabupaten tangerang , yang mana telah berdiri pada tahun 1983 yang di pimpin oleh seorang yang mempunyai niat yang mulia yaitu beliau ust. Mursan putra dari bapak almarhum yaitu bapak Alim Areh . Majlis Al-Amin Nurul bisa di katakan yaitu salah satu majlis yang bisa di bilang cukup lama umurnya. Awal berdirinya majlis ini yaitu bisa di bilang sangat memprihatinkan terutama dalam hal tempat belajar yang mana awal mula semua santri yang kurang lebih jumlahnya itu ada 30 mereka belajar dengan alas tikar , tempat tersebut masih belum berupa lantai atau keramik tapi tempat  tersebut berupa tanah biasa yang mana ketika para santri belajar terkadang mereka merasakan sakit setelah mereka duduk lama di tempat duduknya , begitu juga dengan alat penerang yang masih sangat sederhana yaitu pada tahun 1994 menggunakan pelita gembreng atau bisa di katakan lampu semprong /tempel . yang terkadang sering sekali padam atau mati api yang ada pada pelita tersebut , dan waktu demi waktu ada sedikit peningkatan untuk penerang ketika belajar yaitu beralih menggunakan lampu teromak yang mana ketika itu santri-santri sangat merasa senang karena dengan lampu teromak ini sangat lebih terang jika di bandingkan dengan lampu gembreng pada waktu sebelumnya.

Sekian lama sekitar 7 tahun majlis ini beserta masyarakat yang ada memberikan partisipasinya untuk membuat tempat ibadah yang bisa juga untuk di pakai kegiatan belajar ilmu agama yang tetap masih di pimpin oleh Ust.Mursan . adapun pemberian nama Majlis ini yang awalnya yaitu dengan nama majlis Ta’lim Al-Amin . kemudian setelah majlis ini berumur 27 tahun pimpinan majlis pun memberikan dan berpesan kepada putra beliau yang sedang mencari ilmu agama di pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor yaitu untuk meneruskan majlis yang sudah dirintis oleh Ayahnya tersebut akhirnya putra beliau siap untuk membantu dan meneruskan perjuangan abahnya di dalam memimpin majlis. 

Adapun nama majlis yang awalnya hanya Al-Amin saja kemudian ada sedikit penambahan nama yaitu menjadi Al-Amin Nurul Iman , yang mana nama Nurul Iman itu di ambil dari nama Pondok Pesantren ,putra beliau ketika belajar ilmu agama yaitu ananda Ashabul Kahfi yang bertempat di Parung Bogor. Yang di pimpin oleh seorang guru besar yang sangat berma’rifat kepada ALLAH swt. Yaitu beliau Al-Alim Al-Alamah Al-Arif Billah Sayyiduna Al Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syekh Abi Bakar Bin Salim. 

Penambahan nama pada majlis tersebut juga tidak hanya di ketahui pada nama pribadi saja tetapi di adakan musyawarah oleh Ashabul Kahfi kepada abahnya yaitu Ust.Mursan . apakah di izinkan atau tidak, akhirnya ust.Mursan bertanya , kepada putranya , yaitu ,kahfi kenapa mau di tambah nama majlisnya ?

kemudian putra tersebut menjawab: maaf abah kahfi ingin menambahkan nama majlis ini tujuannya untuk tabarukan kepada guru besar yang di Pesantren Bogor (abah Seggaf) , yang mana kahfi mempunyai keinginan atau cita-cita , kalau kahfi dah balik ke kampung halaman kahfi ingin mendirikan pesantren atau majlis dan nama majlis atau pesantren itu harus ada gandengannya dengan nama pesantrennya kahfi waktu menimba ilmu disana . Pada akhirnya Al-Mukarrom Ust.Mursan memberikan izin untuk penambahan majlis tersebut. Yang mana pada awalnya bernama “Al-Amin “ kemudian menjadi” Al-Amin Nurul Iman . setelah ashabul kahfi mendapatkan izin untuk penambahan nama majlis . maka ashabul kahfi datang berziarah ke makam guru besar beliau  yaitu di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor. Disitulah ashabul kahfi membacakan tahlil , membaca maulid ad’diba’ dan berdoa untuk di hadiahkan doa tersebut kepada guru besar. Sambil memohon kepada Allah agar ashabul kahfi mendapatkan ridho dari guru besar untuk melanjutkan perjuangan ayahnya di rumah yaitu meneruskan majlis. Setelah itu ashabul kahfi juga berziarah kesalah satu putra yang paling besar dari gurunya yaitu beliau habib amin bin saggaf bin mahdi bin syekh abi bakar bin salim , untuk memohon restu akan pemberian nama pada majlis yang akan ashabul kahfi pimpin. Dan beliau al habib amin  saggaf bin mahdi bin syekh abi bakar bin salim sangat antusias sekali dengan perjuangan yang akan di jalani oleh ashabul kahfi.

Majlis ta’lim al-amin nurul iman pun mulai berkembang dengan bagus yang mana santri-santrinya sangat bertambah semangat untuk terus mempelajari ilmu agama, apa lagi sekarang pada tahun 2012 pengasuh Majlis ta’lim al-amin nurul iman yaitu beliau al-mukarrom ust. Mursan di bantu oleh putranya yaitu ashabul kahfi yang mana majlis ini bertambah menjadi lebih maju dan baik , yang selalu terus menumbuhkan terhadap santri-santri akan ahlak yang mulia untuk kehidupan sehari-hari. Baik kepada teman, kedua orang tua, guru baik yang ada di majlis maupun yang ada di luar majlis. Dan juga para santri di berikan penambahan ilmu untuk menjadi dasar utama di dalam memahami kitab yang sangat mulia yaitu ; al-qur’an dan al-hadist. Dengan pelajaran BAHASA ARAB . yang mana al-hamdulillah hampir semua santri senang dengan pelajaran bahasa arab. Dan juga yang lebih hebatnya lagi di majlis tersebut ketika santri ingin BAK harus memakai bahasa arab , dan semua santri-santripun mempraktekan ilmu bahasa arab itu.

Adapun kajian-kajian yang diajarkan di Majlis ta’lim al-amin nurul iman yaitu;
1.    kajian ilmu Al-Qur’an yang meliputi , Iqro,Ilmu Tajwid,Ilmu Makhorijul Huruf, Ilmu Sifattul Huruf, Sejarah Kandungan Isi Al-Qur’an .
2.    untuk kajian ilmu Ahlaknya yaitu meliputi,Alahlaku Lilbanin,Ta’lim Muta’alim.
3.    untuk kajian ilmu hadisnya yaitu meliputi, Hadist Arbain , Dan Riyadussholihin.
4.    untuk kajian ilmu kitab yaitu, nahwu wadih juz 1,2,dan 3 , jurumiah, safinatunaja,
5.    kajian bahasa arab yaitu, Al-Af’alu Al Yaumiah,Al-Asma Al Yaumiah, Percakapan Hasan Baharun, Dan Al Arobiyah Baina Yadaik.
Adapun mata pelajaran yang ada diatas yaitu di ajarkan berdasarkan tingkatan/faslun. Untuk kegiatan hiburan yaitu diadakan kegiatan muhadhoroh yang mana muhadhoroh ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian santri-santri di dalam berceramah, menjadi seorang qori,seorang MC dalam acara keagamaan dan juga penampilan marawis , joget marawis dll. Dan adapun kegiatan muhadhorh ini di laksanakan yaitu setiap malam ahad / minggu.dan untuk malam jum’at semua santri di wajibkan untuk mengikuti pembacaan yasin dan Maulid Nabi Muhammad saw yaitu Maulid Ad’diba’ .

Mungkin itulah sekelumit tentang sejarah Majlis Ta’lim Al-Amin Nurul Iman, semoga majlis ini terus selalu di berikan rahmat dan ridho oleh Allah swt. Amin ya Allah Ya Rabbal Aalamiin …….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar